Rabu, 27 September 2017

Pingin Punya Android Bagus dengan Harga Murah? Coba Android Go!

Hampir semua pengguna smartphone sekarang ini adalah pengguna smartphone dengan OS Android. Hal ini karena banyak sekali ponsel berbasis Android yang dijual dengan harga yang murah. Tidak seperti pesaing utama mereka Apple Inc. yang menyajikan eksklusifitas dan harga yang mahal.

Atau brand dengan OS yang mereka bangun sendiri misalnya Windows Phone, Symbian yang malah kurang begitu diminati. Kekurangan mereka baik dari segi desain, kemudahan dan harga. Khusus untuk segi harga, beberapa ponsel dengan OS yang sudah disebutkan barusan memiliki harga yang cukup mahal utamanya buat konsumen dari dunia ketiga.

Baca Juga: Konsep Smart City, Impian Indonesia Masa Depan Indonesia

Banyaknya pengguna dan peminat smartphone berbasis Android inilah yang membuat banyak sekali vendor-vendor berlomba untuk mengembangkannya. Tidak hanya dari segi desain saja namun juga performa yang terus dibenahi dengan harga yang ditekan semurah mungkin.

Rata-rata produsen tersebut memang dari benua Asia, yang menguasai hampir seluruh penjualan smartphone Android dunia. Inilah yang membuat Google turun tangan dan ingin mencicipi pasar ini. Seperti teknologi sebelumnya yang pernah dilakukan dan mengajak beberapa vendor di Asia untuk bekerja sama. Google meluncurkan Android Go sebagai produk terbarunya.

Android Go Adalah  Android Hemat

Android GO

Android Go adalah salah satu misi yang ingin dijalankan Google pada tahun 2017 ini. Tujuannya adalah meningkatkan pengguna Android menjadi 2 milliar lebih banyak dari sebelumnya. Konsep ini sendiri banyak menyasar negara berkembang, contohnya Indonesia. Yang memiliki tingkat dan daya beli yang tidak begitu tinggi.

Sebuah konsep mengenai smartphone Android murah namun berteknologi tinggi ini kemudian dinamakan Android Go. Semeer Samat, selaku Wakil Kepala Manajemen Produk Android mengatakan, Android Go ini adalah versi ringan dari Android O yang baru saja dirilis. Sistim operasi Android Go ini memang dikhususkan untuk perangkat perangkat Android yang harganya terjangkau. Kebanyakan memang perangkat perangkat ini dipasarkan di negara berkembang. 

Artikel Menarik : Game Zombie, Merupakan Game yang Tepat Penghilang Rasa Jenuh

Android Go berjalan dengan meminimalisir entry level dan akan sangat membantu pengguna yang memiliki keterbatasan jaringan dan kemampuan. Android Go ini bahkan bisa berjalan pada smatphone Android dengan memori dibawah 1GB.

Namun mengingat perangkat yang nantinya diinstall Android Go adalah perangkat dengan spek kecil. Maka aplikasi bawaannya bersifat lite atau memiliki memori yang kecil, mislanya Youtube Go, Facebook Lite, Twitter Lite dsb.

Tidak cukup disitu, tapi juga fitur Android Go yang cukup unik adalah tersedianya aplikasi Google Play Store edisi ekonomis. Keunggulan dari Google Play Store edisi ini adalah hematnya data dan minimnya waktu loading.

Selain itu juga kita bisa melihat preview video streaming ketika ingin menonton straming video. Dan sama seperti Youtube Offline, Android Go ini juga menyediakan fitur watch offline ketika kita ter-connect dengan wifi.

Meski direncanakan rilis baru pada tahun 2018, namun dijanjikan oleh pihak Google bahwa inovasi mereka tidak akan berhenti pada Android O. Bahkan juga ditambahkan bahwa setiap ponsel Android yang nantinya dirilis akan mendapatkan Go Configuration. Ponsel dengan basis Android Go ini nantinya akan menggantikan Android terjangkau sebelumnya yakni Android One.


Seperti yang sudah dirilis di beberapa negara berkembang, Android One merupakan pendahulu Android Go untuk ponsel Android murah. Untuk pasar Indonesia sendiri, Android One diketahui sudah bekerja sama dengan brand lokal dan brand Asia. Beberapa diantara ponsel Android One adalah; Mito Impact A10, Evercoss One X, dan Nexian Journey One.


Android Go baru akan rilis di tahun 2018, jadi agan-agan bisa menyiapkan budget dari sekarang untuk membeli handphone dengan Sistem Operasi Android GO.
Semoga Artikel Susah Mikir bermanfaat ya guys, Terima Kasih.


0 komentar: